Halo selamat datang agan dan sista yang sedang berkunjung atau mungkin tersesat ke blog ini.
Karena saat saya menulis ini malam hari, maka selamat malam saya ucapkan untuk kalian.
Yap dikesempatan hari ini, kita akan mencoba melakukan Dasar komunikasi serial antara Arduino dan Processing IDE. Dan Sebelum kita beranjak lebih jauh dan dalam nih gan, alangkah baiknya kalau kita berkenalan terlebih dahulu dengan Processing IDE. Mungkin diantara kalian sudah ada yang kenal atau sudah paham tentang apa itu Processing dan lain lain,
Akan tetapi pasti ada saja yang belum paham, belum pernah berkenalan atau mungkin belum pernah mendengar "Apa itu Processing?". Benar tidak gan? kalau benar mari kita berkenal dulu.
Processing adalah bahasa pemrograman dan lingkungan pemograman (Development Enviroment) open source untuk memprogram gambar, animasi, dan interaksi. Digunakan oleh pelajar, seniman, desainer, peneliti, hobbyist untuk belajar, membuat prototipe, dan produksi. Processing digunakan untuk mengajarkan dasar-dasar pemograman komputer dalam konteks rupa dan berfungsi sebagai buku sketsa perangkat lunak (software) dan tool produksi professional. Processing bebas di download dan tersedia untuk Linux, Mac OS dan Windows.
Untuk pengenalan lebih lanjutnya, anda bisa mencari referensi di search engine atau Klik Disini.
Dan pada artikel kali ini, kita akan mencoba Dasar dari Komunikasi Serial antara Arduino dan Processing, yang mana kita menggunakan 1 buah potensiometer untuk mengatur nilai dari warna Red, Green atau Blue yang ada pada canvas berukuran 500x500px yang hampir mirip juga dengan LED RGB. Anda juga dapat mencobanya juga menjadi seperti color mixing, dengan menambahkan 2 buah potensio lagi untuk mengontrol dan menggabungkan warnanya.
Okelah gan, karena saat saya menulis ini sudah larut malam, mari langsung ke TKP!
Alat dan Bahan yang dibutuhkan :
1x Arduino UNO
1x Potensiometer
Kabel jumper secukupnya
Project board (Breadboard)
Langkah - Langkahnya :
1.) Susunlah rangkaian berikut ini pada breadboard.
Keterangan Konfigurasi Kabel :
Hubungkan Pin 5V Arduino pada salah satu kaki pinggir Potensio
Hubungkan Pin GND Arduino pada salah satu kaki pinggir lain Potensio
Hubungkan Pin A0 Arduino dengan kaki tengan Potensio
2.) Setelah itu sambungkan Arduino pada Laptop/PC dengan menggunakan kabel serial. 3.) Download dan Install program Arduino IDE di Arduino.cc ( If Needed ) 4.) Setelah terinstall, jalankan program Arduino-nya. 5.) Klik menu "Tools -> Board -> Arduino Uno" 6.) Klik menu "Tools -> Port -> ( Pilih Port arduino yang terdeteksi di komputer anda ) 7.) Lalu masukan Sketch dibawah ini, dan klik upload.
Klik LIHAT DONG untuk melihat sketch
voidsetup(){Serial.begin(9600);//Kecepatan komunikasi serial}voidloop(){inthasilPotensio=analogRead(A0);hasilPotensio=map(hasilPotensio,0,1023,0,255);Serial.println(hasilPotensio);//Print hasil potensiodelay(50);}
8.) Download software Processing IDE di Processing.org (If Needed) 9.) Setelah selesai, jalankan sotware Processing IDE-nya dan masukan coding dibawah ini
Klik LIHAT BRAY untuk melihat coding
import processing.serial.*; //Import serial library
Serial port; //Buat serial object bernama "port"
float kecerahan = 0; //Variable untuk menampung hasil Potensio
voidsetup() {
size(500,500); //Buat objek 500x500 pixel
port = new Serial(this, "COM3", 9600); //Sesuaikan "COM3"
port.bufferUntil('\n');
}
voiddraw() {
background(0,0,kecerahan); //Merah,Hijau,Biru (R,G,B)
}
void serialEvent (Serial port) {
kecerahan = float(port.readStringUntil('\n')); //Baca hasil serial
}
10.) Setelah itu klik Run pada software Processing IDE, dan putar tuas Potensiometer.
Terimakasih telah berkunjung, selamat mencoba, semoga bermanfaat.